Siap Maju, INR Daftarkan Diri Ke PDI-P

Minahasa (21/11) CK RSR - Semakin dekatnya pesta demokrasi masyarakat Kabupaten Minahasa dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) membuat Partai-partai "besar" mulai di dekati oleh para figur yang siap maju di tahun 2018 mendatang. 

Bertempat di Rumah Kebangsaan (Kantor Dewan Pimpinan Daerah  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) Kelurahan Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Srikandi asal Langowan Imelda Novita Rewah SPd (INR) mendatangi kantor DPD PDI-P untuk mendaftar sekaligus menyerahkan data diri untuk bisa di verifikasi sebagai Calon Wakil Bupati pada Senin, (20 November 2017) kemarin. 

Anggota DPRD Kabupaten Minahasa dari Fraksi Golkar ini, yang didampingi suami tercinta beserta beberapa pendukungnya, langsung di sambut oleh Tim Penjaringan di bawah kepemimpinan Sekertaris DPD, Frangky Wongkar.

Dihadapan Tim, wanita cantik yang pernah menimba ilmu di SMA Binsus Tomohon ini mantap menyerahkan berkas data diri serta mengungkapkan motivasinya untuk bertarung dalam Pilkada Minahasa 2018.

“Keinginan saya untuk maju sebagai calon wakil bupati Minahasa adalah karena adanya keterpanggilan untuk membangun Minahasa serta keinginan dari pendukungnya, dan bukanlah semata-mata karena ambisi pribadi,” ucap INR.

Dalam sesi tanya jawab dengan Tim Penjaringan, INR dicecar beberapa pertanyaan tentang kesiapan dirinya untuk diseleksi sebagai bakal calon Wakil Bupati Minahasa, baik kesiapan finansial maupun kesiapan mental dan psikologinya sebagai bakal calon Wakil Bupati Minahasa.

"Setiap langkah Politik yang saya ambil sudah dipikirkan serta disiapkan dan soal ganjaran yang harus diterima dari partai tempat saya berada sekarang, saya siap terima, karena ini sudah menjadi konsekuensi politik dan sudah dipikirkan matang-matang" tegas INR. 

 

Terkait adanya pertanyaan dari anggota Tim Penjaringan yang menanyakan jika seandainya dirinya tak lolos dari verifikasi untuk dimajukan sebagai calon wakil bupati Minahasa dari PDI-P, dijawabnya dengan bijak.

 

“Saya akan mendukung siapapun yang nantinya dipilih sebagai calon Bupati/Wakil Bupati oleh PDI-P dengan segenap hati, meskipun saya gagal untuk dicalonkan sebagai calon wakil bupati dari PDI-P. Tak sampai disitu saja, sampai ke pemilihan legislatif atau pemilihan Gubernur dan bahkan sampai ke pemilihan Presiden RI, akan saya dukung pilihan PDI-P,” pungkas wanita cantik 35 tahun ini. (Yofian)