Wagub Sulut : Hati - hati Penyalahgunaan ADD

Minahasa, (Cahaya Kawanua) - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw "warning" kepada aparat desa untuk tidak menyalahgunakan Anggaran Dana Desa (ADD) tidak sesuai aturan.

"Hati - hati penyalahgunaan ADD, karena dampaknya akan bermasalah hukum," ujar Wakil Gubernur Sulut dalam sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Di Desa tahun 2018, yang berlangsung di gedung olahraga Tondano, Senin.

Wagub mengatakan, bukan sedikit aparat desa terjerat hukum hanya karena penyalahgunaan ADD, bahkan salah dalam pengelolaan administrasi.

"Saya berharap, aparat desa di Minahasa mampu bekerja maksimal dan harus berintegritas sesuai tugas dan tanggungjawabnya dalam membangun desa," ujar Wagub.

Dia pun mengingatkan, ada anggaran desa kurang lebih 277 milyar bagi pemerintah desa di Minahasa. Agar supaya pengelolaan dana desa itu sendiri, mampu di pertanggungkawabkan secara baik dan benar.

"Jangan sampai terkena operasi tangkap tangan baik dari pihak KPK maupun tim Saber Pungli juga aparat hukum lainnya, karena akibatnya merugikan diri sendiri juga keluarga maupun masyarakat. Dari data KPK, 80 persen penyalahgunaan ADD adalah dari laporan masyarakat, 10 persen laporan LSM sedangkan 10 persen secara langsung," ujarnya.

Dia mengatakan, bekerja secara baik, karena tidak menutup kemungkinan dari hasil yang dicapai namun disisi lain ada pihak iri atas kesuksesan, begitu juga ada yang dengki. 

"Hal itu banyak ditemui, terutama dari orang-orang di dalam. Jadi hati-hati penyelewengan dana desa karena banyak warga yang memantau hal tersebut," kata Wagub.

Kesempatam itu, Wagub membuka secara langsung sosialisasi pengadaan barang dan jasa di desa tahun 2018.

Hadir dalam sosialisasi, Kepala Dinas PMD Provinsi Sulut Roy Mewoh, Sekda Minahasa, para pimpinan SKPD Minahasa, para Camat, Lurah dan Kepala desa se- Minahasa.(Melky)

Karnaval "Bendi" Hias Warnai Ibu Kota Tondano

Tondano, 7/2 (CK RSR) - Karnaval "bendi" hias atau delman akan mewarnai sudut-sudut jalan ibu Kota Tondano dalam tajuk "Festival Benteng Moraya sekaligus mensukseskan even Pesona Minahasa 2018", yang berlangsung Jumat (9/2).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi, di Tondano, Rabu mengatakan, lewat kegiatan Pentas Seni Budaya Minahasa dan Karnaval Bendi Hias dipastikan akan dibuka secara resmi oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi.

"Bupati Minahasa Bapak Drs Jantje Wowiling Sajow MSi akan membuka dengan resmi kegiatan Festival Benteng Moraya 2018 dan melepas peserta Karnaval Bendi Hias ini," kata Tumundo.

Tumundo mengatakan, dalam sesi Pentas Seni Budaya Minahasa akan di tampilkan berbagai atraksi kasenian meliputi tarian Maengket, tarian Pisok, tarian Kabasaran, Musik Bambu dan Musik Kolintang.

"Setelah Bupati JWS melepas peserta Karnaval Bendi Hias ini, Bupati dan Ibu Ketua TP PKK Dr Olga Sajow-Singkoh akan turut menjadi peserta karnaval dengan menumpang Bendi yang dihias dengan unik, kemudian diikuti oleh Bendi Hias Wakil Bupati Minahasa, Sekdakab Minahasa, Forkopimda, Kepala Instansi vertikal, BUMN, BUMD, para pajabat Pemkab, Camat, Kepala Sekolah dan masyarakat umum lainnya," ujar mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Minahasa ini.

Tumundo berharap, ajang ini akan memberikan pesona juga ketertarikan bagi para wisatawan yang datang di Minahasa dan dipastikan lewat suguhan pentas seni budaya serta bendi hias memberikan nuansa ceria bagi para pengunjung.

Sementara Kepala Bidang Pariwisata Ir Diane Najoan selaku Ketua Panitia mengatakan, kegiatan ini akan memperebutkan Trophy Bupati Minahasa, Trophy Wakil Bupati Minahasa dan Trophy Sekdakab Minahasa serta sejumlah Uang Tunai Jutaan Rupiah bagi pemenang Juara I, II dan III. Sedangkan Juara Favorit akan memperoleh Trophy Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Adapuni kriteria penilaian lomba Bendi Hias menurut Diane meliputi, pertama kelengkapan bendi berupa lonceng, penunjuk arah, tempat buangan kuda, tempat sampah, cepatu kuda, kacamata kuda, lampu, dan lain-lain. Kedua hiasan yang menggambarkan dan mempromosikan tema "Benteng Moraya" serta budaya dan pariwisata Minahasa, ketiga kerapihan, kebersihan dan keindahan bendi dan kuda, serta keempat kreativitas dan keunikan hiasan bendi.(Melky)

Pagelaran Seni Budaya Minahasa Meriah Dalam Kesederhanaan

Tondano, 9/2 (CK RSR) - Pagelaran seni budaya Minahasa yang digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam tajuk festival Benteng Moraya dirangkaikan pencanangan pesona Minahasa 2018, meriah dalam kesederhanaan yang berlangsung, Jumat.

Agenda tahunan itu dihadiri langsung Bupati Minahasa Drs Jantje W Sajow MSi bersama Ketua TP-PKK Kab Minahasa DR Olga Sajow Singkoh, MHum, Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang bersama Wakil Ketua TP-PKK Kab Minahasa Jasinta Sarundajang Paat.

"Ajang ini bukan sekedar tontonan tapi sebuah unsur yang harus dikembangkan lewat seni budaya Minahasa sebagai kearifan lokal untuk dijaga bersama bahkan di promosikan," ujar Bupati Minahasa Jantje W Sajow.

Sajow berharap, momen ini sebagai tolak ukur untuk menerapkannya bagi generasi-generasi kini betapa penting seni budaya Minahasa. Siapapun pemimpin Minahasa nanti, Festival Benteng Moraya harus dilakukan setiap tahun, sebagai arena untuk mementaskan kekayaan kebudayaan dan pariwisata yang menjadi khas Minahasa.

"Kita bersyukur pagelaran mulai dari seni budaya maupun Karnaval Bendi Hias disambut dengan penuh sukacita masyarakat Minahasa maupun para wisatawan. Diharapkan kedepan Festival seperti ini akan terus ditingkatkan dan wisata di Minahasa semakin maju dan berkembang," ujar Sajow berharap.

Pagelaran seni budaya diiringi tarian cakalele, karnaval bendi hias dan berbagai seni lainnya. Bupati Minahasa, Wakil Bupati, Sekda dan pejabat lainnya ikut memeriahkan dan mengambil bagian dalam momen tersebut.

Pencanangan Pesona Minahasa 2018, sekaligus pembukaan Festival Benteng Moraya ini akan menjadi awal dari seluruh rangkaian kegiatan Disbudpar Minahasa dalam mengangkat kebudayaan dan patiwisata di Minahasa,” terang Tumundo

Sementara untuk hasil lomba dan pemenang Karnaval Bendi Hias yakni, juara pertama diraih Dinas Perdagangan Minahasa dan mendapatkan Trophy tetap Bupati Minahasa serta uang tunai Rp 5.000.000. Juara kedua diraih Inspektorat Kabupaten Minahasa dan mendapatkan Trophy tetap Wakil Bupati Minahasa serta uang tunai Rp 3.000.000, kemudian juara tiga diraih Rumah Sakit Umum Daerah DR Sam Ratulangi Tondano dan mendapatkan Trophy tetap Sekretaris Daerah Minahasa dan uang tunai Rp 2.000.000.(Melky)

Parpol Minahasa Jalani Proses Verifikasi Faktual KPUD

Tondano, 2/2 (CK RSR) - 15 Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu jalani proses verifikasi faktual oleh KPUD Minahasa di kediaman Parpol masing-masing, sejak 1 Januari hingga 2 Januari 2018.

Seperti halnya partai Garuda yang dilakukan verifikasi faktual oleh tim KPUD Minahasa yang di pimpin Komisioner KPUD Lord Malonda, Kamis.

"Apapun yang terjadi dalam diskusi kita merupakan bagian dari dinamika dalam memverifikasi  Partai Politik. Apabila kita ada kesalahan mohon dimaafkan, begitupun sebaliknya," kata Malonda.

Komisioner KPUD Malonda mengatakan, kita bersyukur kepada Tuhan, karena atas kasih dan penyertaannya rangkaian verifikasi Partai Garuda bisa berjalan dengan baik.

"Atas nama KPU Minahasa, mengucapkan terima kasih kepada partai Garuda karena telah menerima kami dalam menjalankan tugas sesuai tahapan. Kiranya dapat melaksanakan tugas kita kedepan yang lebih baik dari hari ini," ujar Malonda.

Hadir dalam kegiatan verifikasi tersebut, Komusioner KPUD Minahasa.Wisje Willar, serta Anggota Panwaslu Minahasa Erwin Sumampouw, juga pengurus partai Garuda juga segenap fungsionaris juga simpatisan partai.(Melky)