Hari Pahlawan, Wali Kota Tomohon Deklarasi Bebas Pungli

Walikota Tomohon Jimmi Eman. (foto:ist)

TOMOHON,CK— Wali Kota Tomohon Jimmy Eman melakukan deklarasi Tomohon bebas Pungutan Liar tepat di hari pahlawan (10/11). Hal ini ditandai dengan penandatanganan baliho oleh walikota diikuti sejumlah pejabat.

"Semua pimpinan SKPD menandatangani baliho bebas pungli. Ini adalah simbol Kota tomohon bebas dari segala bentuk Pungli. Masyarakat tak perlu khawatir dengan pelayanan masyarakat oleh Aparatur Sipil Negara (ASN),” katanya.

Dia juga menegaskan kepada semua jajarannya untuk tidak melakukan praktik pungli, karena sanksi yang akan diberikan sangat tegas dan berat.

“Bagi masyarakt yang menemukan praktik pungli, silakan laporkan. Hal itu pasti akan saya tindak tegas,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Eman juga membentuk unit pemberantasan Pungli. Tampak hadir Wakil Walikota Syeni Sompotan, Sekretaris Daerah bersama para asisten, seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah termasuk para Kepala Kecamatan, Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas.

 

 (yofian)

Tomohon Segera Bentuk Satgasus Anti Pungli

 

CK, Tomohon— Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon segera membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgasus) anti Pungutan Liar (Pungli).

Walikota Tomohon, Jimmy F. Eman mengatakan Satgasus Pungli ini akan bertugas memantau dan menangkap berbagai praktik pungli yang menghambat kelancaran pelayanan publik dan merugikan masyarakat.

“Pemberantasan pungli juga merupakan upaya untuk memberikan jaminan kenyamanan dan keamanan kepada seluruh komponen masyarakat dalam menerima pelayanan dari ASN,” katanya.

Menurutnya, ke depannya Pemkot Tomohon akan menyediakan layanan aduan seperti SMS Center atau Call Center untuk memudahkan masyarakat melaporkan praktik pungli.

“Silahkan rekam dan foto jika ada kegiatan atau tindakan pungli yang dilihat atau dialami. Pasti kami tindak, ” tegasnya,

Dia juga berpesan, seluruh ASN supaya menjauhkan diri praktik pungli dan korupsi.  

“Jika ketahuan, tindakannya tegas  seperti pemecatan kemudian dilimpahkan ke ranah hukum,” janjinya. (Guntur)