Maraknya Curanmor di Minahasa Utara Polres Kalangkabut

Airmadidi, (20/9) CK RSR - Maraknya kasus Pencurian Kendaraan Bermotor di Minahasa Utara, bahkan merajalelanya pelaku Curanmor, membuat Polres Minahasa Utara kalangkabut dan masyarakat pun diliputi keresahan.

Setiap minggu, bahkan hampir setiap hari pasti ada warga yang datang melaporkan baik ke Polres Minut maupun polsek-polsek setempat bahwasannya sepeda motornya dicuri. 

"Wilayah Minut saat ini makin tidak aman. Hampir setiap hari ada laporan curanmor. Dimanakah polisi-polisi kita yang diharapkan bisa memberi rasa aman pada warga," ujar Jorry warga Kalawat. 

Warga menilai bahkan menyoroti pihak kepolisian yang seakan-akan tidak bisa mengantisipasi masalah tersebut yang seakan mebiarkan berkeliarannya pelaku Curanmor.

Marthen warga lainnya asal Airmadidi berharap kepolisian lebih maksimal lagi terkait keamanan dan ketentraman masyarakat.

Dari data laporan kepolisian, dalam sepekan saja telah menerima dua laporan. Pertama laporan curanmor yang menimpa Nurpanca Sasono warga Kelurahan Airmadidi Atas pada Jumat (09/09) dinihari sekitar pukul 03.00 Wita. Dimana sepeda motor Beat Pop bernomor polisi DB 2354 FW miliknya yang diparkir di samping rumah tahu-tahu raib digasak pelaku yang belum diketahui identitasnya. 

Kejadian kedua menimpa Feibe Sambuaga warga Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat pada Senin (12/09) malam sekitar pukul 19.30 Wita. Sepeda motor New Vega R bernomor polisi DB 5634 FS yang diparkirnya saat korban sedang ibadah hilang disikat pelaku yang diketahui identitasnya.

Kapolres Minahasa Utara AKBP Eko Irianto mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti masalah Kamtibmas di Minahasa Utara. Dengan harapan masyarakat bersama-sama melaporkan ketika ada indikator maupun curiga atas keadaan sekitar, segera untuk dilaporkan.(yofian)