Antisipasi Kelangkaan Gas 3 Kg, Pemkab Minut Minta Agen Filterisasi Pembeli

Minut (Cahaya Kawanua) - Jelang hari raya Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) bersama dengan PT Pertamina terus melakukan pengawasan untuk pendistribusian gas elpiji tabung 3 kg di seluruh wilayah Minut.

Asisten ll Setdakab Minut Ir Allan Mingkid kepada sejumlah wartawan Senin 24 September 2018 mengatakan, kelangkaan gas 3kg yang sering terjadi setiap akhir tahun, akan terus diminimalisir.

'' Tahun 2017 lalu lewat edaran Bupati yang menegaskan ASN dilarang menggunakan gas elpiji bersubsidi sudah mengurangi kelangkaan ," ujar Mingkid.

Sementara untuk tahun ini menurutnya, Pemerintah kembali mengeluarkan surat edaran bupati, yang menegaskan setiap rumah makan harus menggunakan gas elpiji non subsidi atau elpiji 5,5 kg.

'' kami sudah mengeluarkan surat edaran tersebut, dan sudah ditempel disetiap agen gas elpiji yang ada di Minut, rumah makan dilarang menggunakan tabung gas 3 kg, mereka harus menggunakan tabung gas 5,5 kg, " jelas asisten ll.

hal lain yang dilakukan Pemerintah guna mengantisipasi kelangkaan elpiji 3 kg di Minut adalah dengan melakukan filterisasi pembeli dan pembeli juga harus mengisi log book yang disedia agen. para agen juga diimbau agar hanya menerima pembeli yang ada di wilayah tersebut.

"ini dilakukan untuk mengantisipasi penimbunan elpiji yang berdampak pada kelangkaan elpiji itu sendiri di masyarakat," tegasnya.

Berdasarkan data yang ada, hingga bulan juli 2018,realisasi elpiji 3 kg di Minut telah mencapai 4.323 Mton, jumlah tersebut telah melebihi kuota yang ditetapkan untuk wilayah minut yaitu sebesar 4.181 Mton.(Jo)