107 Mahasiswa Unsrit KKN Di Likupang Barat

Minut, Cahaya Kawanua - Sebanyak 107 mahasiswa Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit) secara resmi dilepas oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Jemmy H Kuhu MA dalam rangka melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 12 Desa Kecamatan Likupang Barat, Rabu 6 Juni 2018.

Sekda yang dalam sambutannya mewakili Bupati Minahasa Utara mengungkapkan agar dalam tugas dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam momentumm KKN ini agar dapat memberi kontribusi yang nyata di Likupang Barat sesuai dengan apa yang telah dipelajari.

"Atas nama Bupati Vonnie Anneke Panambunan sangat mengapresiasi kedatangan dari para mahasiswa yang akan melakukan pengabdian KKN di Kecamatan Likupang Barat. Mudah mudahan kegiatan ini bisa membawa dampak yang positif di daerah pesisir, salah satunya diharapkan bisa meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pedesaan melalui pengabdian para mahasiswa selama 7 minggu di Kecamatan Likupang Barat" ucap Kuhu mewakili Bupati Minahasa Utara.

Menurut Rektor Unsrit DR Joost Rumampuk SE, dari total 107 mahasiswa yang nantinya akan melakukan pengabdian KKN di Kecamatan Likupang Barat, 70 persen merupakan mahasiswa Fakultas Keperawatan yang nantinya akan menjabarkan hasil pembelajaran kepada masyarakat  di Universitas Sariputra Indonesia Tomohon.

"Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan respon dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Vonnie Anneke Panambunan dan Wakil Ir Joppi Lengkong. Semoga Kuliah Kerja Nyata dari mahasiswa Unsrit angkatan ke 17 ini bisa memberikan kontribusi ke arah perkembangan Minahasa Utara yang lebih baik" ungkap Rumampuk yang ternyata adalah mantan birokrat pemkab Minut ini.

Turut hadir dalam acara pelepasan mahasiswa KKN Unsrit di atrium kantor pemkab Minut ini, Asisten I bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Drs Rivino Dondokambey, Kepala Dinas Pendidikan Drs Alpret Pusungulaa MAP, dan Camat Likupang Barat Jorry Tintingon. (Yofian)