9 IPA Jadi Solusi PDAM, Siasati Luasnya Minut

Minut, Cahaya Kawanua - Dalam selang waktu 5 Tahun, Perusahan Daerah Air Minum Minahasa Utara (PDAM Minut)  membangun 9 unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) di beberapa titik sehingga meminimalisir pembangunan jaringan pipa agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.

"Luas Kabupaten Minahasa Utara yang mencapai 2.300 KM2 (Kilometer Persegi) membuat PDAM Minut mengalami kendala dalam melakukan penyaluran dan distribusi air bersih kepada seluruh masyarakat. Untuk itu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Minut telah berhasil membangun 9 Instalasi Pengolahan Air (IPA), yaitu di Desa Wori Kecamatan Wori, Desa Munte Kecamatan Likupang Barat (Likbar), Desa Batu untuk Likupang Selatan dan Likupang Timur, Desa Lansot Kecamatan Kema, Desa Kaima Kecamatan Kauditan, Desa Sawangan Kecamatan Airmadidi, Desa Maumbi Kecamatan Kalawat, Desa Pinilih Kecamatan Dimembe, dan Desa Tetey Kecamatan Talawaan" ungkap Deybert Rooroh ST, Direktur Utama PDAM Minahasa Utara.

Ditambahkan oleh Rooroh bahwa membangun jaringan di Minut tidak gampang, karena luas daerah yang besar membuat satu titik pengolahan air menjadi hal yang mustahil untuk dapat menjangkau setiap pelosok karena membutuhkan jaringan pipa yang sangat panjang, berbeda dengan perkotaan  yang bisa dialiri satu jaringan yang saling menyambung.

"Kehadiran 9 IPA merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Jadi awalnya sudah ada satu IPA yang terletak di Kecamatan Wori sewaktu masih menjadi bagian dari PDAM Minahasa, namun kondisinya sudah rusak dan tidak bisa di fungsikan lagi. Kemudian ditambah lagi delapan IPA di beberapa titik dalam selang waktu 5 Tahun sejak memisahkan diri dari PDAM Minahasa. Untuk itu kami bekerja semaksimal mungkin untuk dapat membantu masyarakat sehingga bisa menikmati fasilitas air bersih," tutupnya. (Yofian)