Pemprov Papua Barat Kunker Di Minut

Minut, (Cahaya Kawanua) -  Pemerintah Provinsi Papua Barat Kunjungan Kerja (Kunker) di Minahasa Utara sekaligus belajar sistem pemberdayaan masyarakat kampung melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) daerah tersebut.

Tim terdiri dari Kepala Bidang dan kepala Dinas Kabupaten / Kota se-Papua Barat yang di pimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (Kadis PMK) Provinsi Papua Barat, Drs. Johny Rumbruren, M.Si.

"Ada banyak hal untuk diketahui di Minahasa Utara sehingga kami mengunjungi daerah ini sebagai bahan pertimbangan untuk acuan pemerintah provinsi," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (Kadis PMK) Provinsi Papua Barat, Drs. Johny Rumbruren, M.Si.

Rombongan Papua Barat didampingi langsung Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Minahasa Utara, Ir. Cakra Gundo dan pendamping profesional Jimmy Rembet sekaligus mengunjungi tiga desa yang memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di tiga Kecamatan, yaitu Bumdes Berbahasa Pengetahuan Batako didesa Suwaan, Kecamatan Kalawat, Bumdesajemen Embung di desa Kokoleh satu Kecamatan Likupang Selatan, dan pegelolaan lokasi Pariwisata di pantai Paal desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur.

Kadis PMK Papua Barat, Drs. Johny Rumbruren memberikan penghargaan atas sistem manajemen Bumdes di Kabupaten Minut. 

"Penjelasan yang kami dapat sangat bermanfaat untuk dilakukan di Kabupaten di Papua Barat. Kami mendapat tambahan pengetahuan. Dan semoga itu bisa bermanfaat untuk masyarakat Papua Barat nanti," ujar Rumbruren.

Sementara pendamping profesional Jimmy Rembet menjelaskan, Bumdes yang ada di Minut mengembangkan usaha yang sesuai dengan keadaan lingkungan sekitar. 

"Kami mengawali Bumdes di desa Suwaan ini dari hal yang mudah dan menuntut lingkungan pantai kami. Di Suwaan banyak lokasi pembangunan perumahan. Mereka membutuhkan batako untuk membangun rumah. Jadi untuk di desa Suwaan dikembangkan usaha pembuatan batako," ujar mantan anggota DPRD Provinsi Sulut saat ini saat menjelaskan pengelolaan Batako di desa Suwaan.

Pemkab Minut sendiri yang di wakili Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Minahasa Utara, Cakra Gundo mengatakan terimakasih atas kunjungan tim Pemprov Papua Barat. 

"Kepercayaan yang kami peroleh dari Pemprov Papua Barat Menjadi pemicu bagi kami untuk membuat yang lebih baik lagi. Terimakasih kasih atas kunjungannya. Saat ini kami juga dapat melanjutkan ke Papua Barat," kata Gundo.

Sementara itu, Hukum Tua desa Suwaan, SO Pinontoan menyambut baik kehadiran tim Pemprov Papua Barat. 

“Kami berterimakasih karena desa kami dan Bumdes yang ada di desa kami mendapat keyakinan sebagai salah satu desa tujuan studi banding Pemprov Papua Barat,” ujarnya.

Menariknya, saat inspirasi desa Kokoleh Satu, tim Pmprov Papua Barat dibuat takjub dengan pengelolaan usaha Embung. 

Sekretaris DPMK Saul Kareth mengahrapkan agar Pemprov Papua Barat bisa meniru dari Pemkab Minut dalam Hal Pengelolaan Bumdes dari tiga Desa yang menjadi pusat studi banding ini.

“Saya berharap agar kami dapat melakukan apa yang sudah kami lihat dan pelajari di tiga lokasi yaitu Desa Suwaan, Desa Kokoleh 1, dan Desa Marinsow, tahun depan akan ada Rakornis dengan agenda dari mereka yang sudah melakukan ini di di kabupaten. / Kota Masing-masing," Harap Kareth.(Melky)