Pembangunan Embung Di Airmadidi Ciptakan Destinasi Wisata Baru

Minut, Cahaya Kawanua - Pemerintan Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Vonnie Anneke Panambunan dan Wakil Ir Joppi Lengkong terus mendapat perhatian dengan mengalirnya dana APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negaradi tanah Tonsea.

Hal ini dibuktikan ketika Bupati VAP melakukan peletakan batu pertama dalam rangka pembangunan Embung Wanua Ure, yang nantinya akan membantu masyarakat dalam hal pengairan dan tempat wisata alternatif.

"Pembangunan ini berasal dari APBN lewat Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1. Untuk itu, diharapkan, setelah adanya pembangunan embung ini, tempat ini akan lebih maju, terutama membantu masyarakat dalam hal pengaiaran. Dan tempat ini bukan hanya untuk pengairan saja, tetapi juga akan menjadi salah satu objek wisata,” ungkap Bupati VAP.

Terpisah, menurut Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1 Djidon Watania mengatakan, pembangunan embung atau cekungan penampung ini, untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan, serta meningkatkan kualitas air di badan air yang terkait, bahkan untuk menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir, estetika, hingga pengairan. Jadi bisa juga digunakan petani untuk mengairi lahan di musim kemarau.

"Embung ini akan menjadi tempat wisata, karena akan dibangun semenarik mungkin, agar bisa menjadi objek yang menarik perhatian warga dan nantinya bisa ditata oleh Pemkab Minut, agar bisa difungsikan sesuai harapan. Apalagi setelah bangunan ini jadi, bisa juga menikmati pemandangan dan jalan tol,” tukas Wantania.

Turut hadir saat peletakan batu pertama dan sosialisasi embung Wanua Ure, Sekkab Ir Jemmy Kuhu MA, Asisten II Allan Mingkid, Asisten III Jeane Symon, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan ASN.(yofian/Adv)