Tokoh NU Minut : NAP Jangan Perkeruh Suasana

Airmadidi (14/2) CK RSR - Sempat beredar pernyataan dari anggota DPRD Provinsi Sulut Netty Agnes Pantouw (NAP) pada saat Rapat Paripurna bersama unsur Muspida  mengenai dugaan telah adanya paham radikalisme yang mengajak masyarakat muslim Desa Maen untuk tidak bersekolah dan tidak mempercayai ulama sehingga membuat sejumlah warga resah.

"Sebagai wakil rakyat Minut di Dewan Provinsi Sulut, seharusnya ibu Netty lebih bijaksana dalam mengeluarkan pernyataan apalagi menyangkut isu yang sangat sensitif seperti ini," ujar Rois Nadhatul Ulama (NU) Minut Drs Darul Halim, 

Menurutnya, NAP telah mengeluarkan pernyataan prematur tanpa kroscek langsung, sehingga memperkeruh suasana.

Lanjut Halim, alangkah bijaksana jika duduk bersama dan membicarakan masalah ini secara langsung agar bisa mengetahui duduk persoalan sebenarnya sehingga tidak menimbulkan spekulasi yang berlebih terhadap masyarakat

"Saya menghimbau kepada masyarakat khususnya dalam ruang lingkup umat muslim sendiri, pertama jangan terprovokasi dengan pernyataan itu, sebab saya tegaskan tidak ada paham radikalisme yang masuk di Minahasa Utara khususnya Desa Maen, dan saya bertanggung jawab atas pernyataan ini. Yang kedua, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa Utara utuk dapat menjaga kerukunan yang ada hanya karena kalimat kalimat yang provokatif seperti itu" tandas tokoh agama di Minut ini.(Yofian)