Relokasi Pekuburan Desa Kawangkoan Telan Dana 1,9 Milyar

Airmadidi (6/2) CK RSR - Proses pelaksanaan pembangunan jalan tol Manado-Bitung membuat Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XV harus merelokasi sejumlah pekuburan yang nantinya akan terkena jalur pembangunan jalan tol.

Demikian halnya yang terjadi di Desa Kawangkoan kecamatan Kalawat, Minahasa Utara yang harus merelokasi kurang lebih 600 kuburan sehingga bakal menelan dana sejumlah 1,9 Milyar Rupiah, yang di ungkapkan oleh Hukum Tua Desa Kawangkoan melalui Ketua panitia relokasi, Bhayangkara Montori.

"Proses relokasi ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat sejak Maret 2017 dan melalui pertemuan dengan BPJN XV empat kali. Sesuai pertemuan dengan BPJN XV, akan dilakukan penggantian fisik kuburan kepada ahli waris, sehingga melalui perhitungan tim appraisal, ditetapkan akan dikucurkan dana sebanyak 1,9 Milyar Rupiah" ungkap Montori saat ditemui di lokasi pekuburan.

Lanjut Montori, penggantian fisik mengikuti fisik kuburan, mulai dari tanpa ganti rugi karena hanya berupa kuburan tanah, hingga puluhan juta rupiah karena fisiknya bangunan permanen.

"Dana yang diberikan oleh BPJN sebanyak 1,9 M nantinya akan terbagi 2, yaitu sebagian untuk ganti rugi fisik yang di bayarkan langsung kepada ahli waris, dan sebagian untuk non fisik yang merupakan biaya relokasi, pekerja, peti jenazah, hingga sewa alat berat dan tim forensik," ujarnya.(Yofian)