Wabup Buka Pelatihan Pembina PMR PMI Minut

Airmadidi (13/12) CK RSR - Wakil Bupati Minahasa Utara yang juga dalam kapasitasnya sebagai Ketua Palang Merah Indonesia Minut, secara resmi membuka acara Pelatihan Pembina PMR, yang dilaksanakan di Markas PMI Kelurahan Sarongsong, kecamatan Airmadidi (Rabu 13 Desember 2017).

Pelatihan yang berlangsung selama 3 hari ini (13-15 Desember 2017) diikuti oleh sejumlah Peserta yang berjumlah  29 orang dari Kecamatan Kauditan, Kema, Airmadidi, Kalawat, Dimembe, Wori, dan Talawaan.

Menurut Ketua PMI Minut, remaja di libatkan sehingga sejak dini mereka sudah diberikan pembekalan, melatih diri sendiri dan bisa menolong orang lain.

"PMI pekerjaan kemanusiaan, wujud kasih terhadap sesama manusia. Apalagi daerah kita tidak lepas dari kemungkinan terjadi bencana. Kita hadapi tantangan masalah dunia yaitu global warming. Iklim berubah. Curah hujan meningkat, kalau dingin, dingin sekali" ujar Lengkong.

"Daripada ikut kegiatan negatif, lebih baik melatih diri di PMR. Peran sekolah sangat pemting untuk membina remaja kita. PMI berperan supaya setiap SMP dan SMA supaya setiap sekolah. Ini pertemuan pembina dan guru-guru. Diharapkan setiap sekolah ada kegiatan PMR juga ini nanti menjadi ektrakurikuler mereka" lanjut Lengkong.

Terpisah, Sekretaris PMI Minut Melky Wewengkang mengungkapkan bahwa PMI tidak hanya identik dengan darah, donor darah itu hanya bagian dari unit. Sekarang lagi dipersiapkan SDM dari pelajar, maka perlu dipersiapkan pembina PMR.

"Itu tertuang dalam AD ART kepanglangmerahan Pasal 50, salah satu wadah yang bergaining di PMI adalah PMR. PMI Minut punya unit transfusi darah. Ini juga sepak terjang wabup minut sehingga kita punya UTD, bahwa sudah dijadikan studi banding dari daerah lain" Jelas Wewengkang

Turut hadir dalam acara pelatihan ini,  Wakil Ketua Bidang Humas Selfran Wungow didampingi Kepala Markas PMI Minut Anggreiny Wewengkang.(Yofian)