Kumtua Tumaluntung Tepis Adanya Penyelewengan Jalan Pekuburan

Airmadidi (15/8) CK RSR - Kebutuhan masyarakat Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), akan tersedianya fasilitas jalan pekuburan yang lebih baik, dalam waktu dekat akan terwujud. Ini terbukti dengan sedang di raampungkannya pemasangan paving jalan menuju tiga lokasi pekuburan desa. 

Di lihat dari kesulitan masyarakat saat melakukan prosesi penguburan, sering terhambat karena roda kereta pengantar jenazah sering macet karena jalan tanah yang lembek. Untuk itu,  pemerintah Desa Tumaluntung melakukan perbaikan jalan menggunakan paving dengan panjang 209 dan volume 418 m2 yang dibandrol Rp106.315.945 dari Dana Desa (Dandes) tahun 2017.

“Pembangunan ini memang sudah mendesak, karena untuk menuju pekuburan khususnya membawa jenasah, karena memakai roda, jadi harus segera dibuat dan ini juga adalah aspirasi warga,” ujar Hukum Tua (Kumtua) Tumaluntung Ivonda Nusah SE saat di konfirmasi dikediamannya di desa Tumaluntung kecamatan Kauditan, Sabtu (12 Agustus 2017).

 

Hukum tua ca tik ini juga juga membantah laporan dugaan korupsi pembangunan jalan. “Tidak benar itu. Pavingnya kan masih dalam tahap pembangunan. Harusnya bagi warga yang melaporkan hal tersebut, harus mengecek terlebih dahulu sebelum bertindak,” ujar istri tercinta mantan Kadis PU,  Patrice Tamengkel ini. 

Sebelumnya,  jalan  paving tersebut dilaporkan Ronald Wuisan Ketua LSM Kerukunan Warga Tonsea Pro Pembangunan (KWTPP) warga Tumaluntung, dan Johny Sambuaga di Polres Minut,  dengan dugaan adanya penyelewengan dana saat pembangunan jalan paving tersebut. 

“Pekerjaannya tidak sesuai rap dan merugikan negara. Kami harap pihak kepolisian menindaklanjuti kasus tersebut,” harap mereka.(YOFIAN)