Desa Talawaan Upayakan Pertanian Ramah Lingkungan

Airmadidi (16/5) CK RSR - Dalam upaya peningkatan kualitas produk pertanian,  Pemerintah Desa Talawaan Kecamatan Talawaan Minut menggelar sosialisasi kepada masyarakat mengenai pengendalian hama tanaman Padi yang bekerjasama dengan Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman (LPHP) pada Senin (15 Mei 2017) kemarin. 

Hukum Tua Desa Talawaan Christian Umboh yang turun langsung dalam kegiatan ini mengungkapkan bahwa pengendalian hama tanaman padi  bisa dilakukan tanpa harus menggunakan bahan kimia seperti Pestisida dan Insektisida sehingga bisa menghasilkan tanaman organik yang bebas bahan kimia. 

"Kami bekerjasama dengan LPHP mensosialisasikan penggunaan tanaman Refugia,  yakni tanaman yang mengundang serangga pemakan nektar yang merupakan musuh alami dari hama tanaman padi" ungkap Umboh. 

Menurut Umboh,  tanaman refugia yang dimaksud diantaranya adalah bunga matahari,  jengger ayam dan tapak darah yang dalam habitatnya bisa mengusir secara alami hama padi tersebut. 

"Talawaan merupakan salah satu sentra produksi beras di Minut dengan luas persawshan mencapai 250Ha.   Untuk itu kami mengupayakan agar disini bisa menjadi percontohan bagi daerah lain untuk menciptakan produk beras yang sehat dan alami tanpa bahan kimia. Kegunaan lain yang bisa didapat dari tanaman refugia ini adalah bisa memperindah areal persawahan" pungkas umboh. 

Dalam kegiatan ini,  Hukum tua didampingi oleh kepala kantor LPHP Karel Umboh ST,  perangkat desa,  beserta para petani Desa Talawaan dan sekitarnya. (Yofian)