Eksekusi Lahan watutumou II Cacat Hukum

Airmadidi (13/4) CK RSR - Hal ini di ungkapkan oleh pemilih lahan sekaligus termohon Nur Cahyono yang di temui saat eksekusi lanjutan sebagaimana surat Ketua Pengadilan Negeri Manado, oleh jurusita dan Panitera Muda, melaksanakan eksekusi terhadap bidang tanah yang dikuasai oleh Nur Cahyono dan Henny W.

Eksekusi lahan di Desa Watutumou II Kecamatan Kalawat Minahasa Utara, dinilai Nur Cahyono yang menguasai lahan tersebut, eksekusi yang dipaksakan. 

"Saya sudah cek di BPN (Badan Pertanahan Nasional) bahwa sertifikat yang saya pegang ini sah saat di beli dari saudara Jimmy Tombokan. Memang pernah ada masalah, namun saya menang di MA (Mahkamah Agung) saat putusan"

Menurut Cahyono yang mengalami kerugian materiil sebesar 8 Miliar ini, seharusnya eksekusi ini mengikuti setiap tahapan agar bisa sah secara hukum.

"Saya masih memegang Sertifikat asli dari pemerintah. Seharusnya jika memang saya kalah di pengadilan maka sertifikat ini harus di batalkan. terlebih lagi saat ini proses peradilan masih berlangsung di MA" ujar Cahyono.(yofian