Kadis Pendidikan Mengelak OTT Polres Minut

Airmadidi (21/3) CK RSR - Kepolisian Resort Minahasa Utara (Polres Minut) rupanya tak main main dalam  pemberantasan Pungutan Liar (Pungli). Hal ini di buktikan dengan suksesnya Ooerasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap salahsatu oknum di Dinas Pendidikan. Menariknya Kadis Pendidikan Dr Lilly Lengkong mengelak jika terjadi pungli.

Kronologisnya, disaat para pegawai Diknas dan guru guru sedang sibuk melakukan pengurusan formulir A2, anggota Sat Intelkam polres minut langsung masuk dan melakukan OTT terhadap oknum berinisial MR bersama barang bukti berupa daftar nama guru dan uang tunai.

Namun bantahan di ucapkan oleh Kadis Dr Lilly Lengkong dengan menyatakan OTT dari satuan Polres  Minut ini adalah pungutan liar.

"Kami ke sini hanya untuk memberikan keterangan. Tidak ada penarikan biaya pengurusan. Hanya setiap guru mempunyai pajak dan itu yang mereka urus. Ke kantor saya saja, setiap kalian ketemu saya, saya selalu terbuka dan memberikan informasi dan berita. Kali ini tidak perlu diberitakan," Ujar Lengkong.

Diduga pungli ini dilakukan pada Formulir A2 Pajak dengan tarif sebesar Rp20 ribu per orang. Dari hasil OTT ini, petugas Intelkam Polres Minut mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp600 ribu, bersama daftar nama para guru yang telah memberikan uang sebesar Rp20 ribu. 

Menurut Kepala Kepolisian Resort Minahasa Utara (Kapolres Minut) AKBP Eko Irianto SIK, saat ini belum ditetapkan adanya tersangka dan sementara dalam proses peyelidikan.(yofian)