15.000 Pemohon KTP Minut Harus Bersabar

Airmadidi (10/2) CK RSR - Sedikiynya 15.000 pemohon Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang antri di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Minahasa Utara harus bersabar satu sampai dua bulan kedepan.

Kepala Dinas Kepandudukan dan Catatan Sipil melalui Sekretatis Dinas Deydi T Item SP, Kamis menjelaskan, terkait penerbitan e-KTP Pihaknya belum bisa berbuat banyak  karena pengadaan blanko e-KTP kewenangan pusat, sebagai langkah antisipasi Disdukcapil Minut mengeluarkan surat keterangan kependudukan dengan masa berlaku 6 bulan dan bagi pemohon yang sudah selesai perekaman data dan tinggal.menunggu e-KTP akan di berikan SUKET ( Surat Keterangan Perekaman).

"Bagi warga Minut yang sudah melakukan perekaman e-KTP itu langsung diprogram dan NIK langsung diversifikasi ke pusat. Jadi nanti begitu blanko tersedia, cukup bawa surat keterangan yang dikeluarkan Disdukcapil Minut dan ditukar dengan e-KTP,” ujarnya.

Seperti di ketahui kata Sekretaris, kekosongan blangko ini sudah terjadi sejak pertengahan tahun 2016 dan bukan saja di Minut, tapi seluruh Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Hal ini terjadi karena ada keterlambatan pencetakan.

"Para pemohon mungkin harus bersabar, paling cepat bulan April. Kami tidak bisa berbuat banyak sebab kami harus menunggu kabar dari pusat. Jika ketersediaan blangko sudah normal, para pemohon yang memegang SUKET tinggal menukarnya dengan e-ktp. Perlu diketahui juga, beberapa Kabupaten/Kota yang melaksanakan Plikada menggunakan SUKET ini," tagas Item. (Yofian)