FKPD Minut Satukan Persepsi NKRI Harga Mati

 

Airmadidi (24/11) CK RSR - Menanggapi berbagai isu pemecah belah yang belakangan marak di masyarakat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD)  Minahasa Utara merapatkan barisan sekaligus satukan persepsi untuk keutuhan negara dengan melakukan pertemuan membahas setiap isu yang berkembang dan berpotensi memecah belah NKRI.

Pertemuan yang juga dihadiri oleh berbagai ormas/LSM dan pelajar/mahasiswa di Minut ini  diselenggarakan untuk mencegah berbagai macam radikalisme, teror, dan upaya memecah belah bangsa dari berbagai aspek kehidupan, serta ancaman dari dalam maupun luar negeri.

Dalam sambutannya, VAP menghimbau kerjasama setiap lapisan masyarakat untuk saling mendukung agar bersama FORKOPIMDA dapat bahu membahu menjaga keamanan dan stabilitas di Indonesia, khususnya di Minut.

" Pemerintah juga punya keterbatasan. Tidak mungkin setiap anggota Polisi setiap 5 meter jalan selalu mengawasi narkoba, lalulintas, dsb. Tidak mungkin setiap anggota TNI menjaga tiap jengkal garis pantai untuk mencegah masuknya ancaman. Intinya, tanpa kerjasama dari masyarakat, kerja kami semua akan semakin sulit," ungkap Bupati. 

Pertemuan yang di laksanakan di Sutan Raja Hotel ini dijadwalkan maksimal setiap tiga bulan. "Jika dana mencukupi, akan lebih bagus di laksanakan setiap bulan," ungkap Ketua Dewan, Berty Kapojos. (Yofian)