DPO Kejari Minahasa Utara Dimalendengkan

Mantan Plt Kepala Dinas PU SK alias Steven ditangkap dan ditahan diRutan Malendeng.(foto:ist)

Airmadidi, (10/11) CK RSR - Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara mantan Plt Kepala Dinas PU SK alias Steven ditangkap dan ditahan di Rutan Malendeng, setelah menjalani pemeriksaan kurang lebih enam jam sejak pukul 09 wita hingga 15.00 wita, Kamis.

Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Utara Lusti Ningsih SH MSi didampingi Kasipidsus Budi Kristiarso SH, Kamis mengatakan, tersangka dikenakan pasal 2, pasal 3 dan pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Penahanan sudah memenuhi unsur obyektif dan subyektif bahkan tersangka sebelumnya  dinilai tak bersikap kooperatif, bahkan sempat kesulitan menghadirkannya. Sudah beberapa kali dipanggil tapi tak dipenuhi," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Utara Lusti Ningsih SH MSi didampingi Kasipidsus Budi Kristiarso SH.

Tersangka kasus pembangunan jembatan Sampiri tahun 2015 ini, akhirnya secara kooperatif mendatangi Kantor kejaksaan negeri Minahasa Utara setelah sebelumnya tidak memenuhi tiga kali panggilan pemeriksaan dan ditetapkan sebagai DPO.

Tersangka sebelum ditahan dicecar dengan 24 pertanyaan selanjutnya ditahan dan digiring menaiki kendaraan Kejari mengenakan seragam batik dan dikirim ke rutan Malendeng Manado dengan kawalan petugas Kejari sekitar pukul 17.00 wita.

Atas penahanan mantan plt Kadis PU itu, Bupati Minahasa Utara Vonnie A Panambunan angkat bicara bilamana penangkapan itu sudah sesuai proses hukum yang ditangani Kejari Airmadidi.

"Biarlah itu berlanjut sesuai aturan. Kita tidak boleh melanggar hukum kalaupun itu terjadi pasti ada proses hukum dan menyerahkannya kepada pihak yang berwenang," ujar Bupati.(yofian)