MDL Bangun Silahturahmi Para Pecinta Anjing Peliharaan

Minahasa Utara (cahayakawanua.com) - Minut Dog Lovers (MDL) salah satu komunitas yang tidak sekedar memelihara hewan kesayangannya, namun lebih kepada ajang silahturahmi bagi pecinta anjing dengan beragam model juga keturunan.

Ketua MDL Vicky Vendy Mantiri. di Airmadidi, Senin mengatakan, komunitas ini menjadi komunitas pertama yang ada di Minahasa Utara.

"Tidak begitu sulit membangun komunitas ini, karena yang tergabung dalam MDL semuanya berkerinduan ingin menjadi bagian didalamnya," ujar Mantiri.

Dia mengatakan, untuk lebih merekatkan tali silahturahmi, tak pelak sejumlah pengurus dan anggota pun hadir dalam pertemuan yang berlangsung di rmh kopi, Minggu (7/4) kemarin, untuk membicarakan berbagai hal juga program kedepan.

"Tidak sekedar hobi memelihara hewan kesayangan dengan berbagai ras, tapi lebih kepada mencari teman, lebih banyak teman apalagi dengan hobi sama akan lebih baik. Dari situ banyak pengalaman terkait perawatan hewan peliharaan seperti anjing," ujar Ketua.

Memang terkait perawatan hewan peliharaan kata dia, tidak lah membutuhkan biaya besar seperti banyak orang piirkan, ada masakan alami yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari," ujarnya menjelaskan.

Anjing ras kata dia sangat simple untuk memeliharanya. Tidak mencakup pemeliharaan anjing saja, namun adanya hewan tersebut di rumah memberikan fungsi lain seperti keamanan.

"Jadi jangan ragu memelihara anjing, bahkan anjing kampung pun kalau niat memelihara akan sangat baik," ujarnya.

Kalau pun ada anjing peliharaan kata Ketua Mantiri, silahkan gabung di MDL dan membahas berbagai hal terkait pemeliharaannya.(MRT)

Adapun pengurus Minut Dog Lover :

Ketua : Vicky Vendy Mantiri

Wakil Ketua : Hendry Wenas

Sekertaris : Gladys Tuegeh

Bendahara : Merlyn Rumampuk.

Humas : Ferdinand Balangtukang

Sekda Minut Terima Kunker BKSAUA Sulut Dan Biro Kesra Setdaprov Sulut

Minahasa Utara (Cahayakawanua.com)- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) mendapat kunjungan dari Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulut. Rombongan diterima langsung Sekretaris Daerah Pemkab Minut Ir Jemmy H Kuhu, MA diruangan kerjanya, Selasa 12 Maret 2019.

Selain Sekda dan para pejabat Pemkab Minut, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh pengurus BKSAUA Minahasa Utara. Kunjungan tersebut merupakan program Kerja BKSAUA Sulut dengan Biro Kesra Setdaprov Sulut tahun 2019, guna melakukan tatap muka dengan Pemkab Minut, sekaligus tatap muka dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Minut. 

Sekda Minut Ir Jemmy H Kuhu mengatakan, Pertemuan tersebut untuk menggali informasi serta pengalaman tentang keagamaan dan kerukunan, termasuk toleransi keagamaan yang sudah terjalin untuk tetap dijaga dipertahankan bahkan terus ditingkatkan.

"Pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Minut  sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Pertemuan ini banyak mendapat informsi dan cara-cara dalam upaya meningkatkan rasa kebersamaan, kerukunan, toleransi antar umat beragama," ujar Sekda Kuhu yang juga didampingi  Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minut Drs Rivino Dondokambey.(Adv)

KEP Di Likupang Bakal Jadi Daerah Primadona

Minahasa Utara (Cahayakawanua.com) - Kawasan Ekonomi Pariwisata (KEP) Minahasa Utara yang terpusat di Likupang Timur, memiliki wilayah laut cukup luas, serta banyak spot wisata, bakal jadi daerah primadona bagi masyarakat setempat maupun wisatawan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Royke Kodoati di Airmadidi, Senin mengatakan, KEP pastinya harus didukung pembangunan infrastruktur.

"Ditengah pengembangan KEP di Likupang, harus dirangkaikan pembangunan infrastruktur, agar tercipta keseimbangan," ujar Kadis PU.

Dia mengatakan, pemerintah pusat, juga provinsi terus menggaungkan agar kawasan ekonomi pariwisata di Minahasa Utara khususnya di wilayah Likupang, terus digenjot.

"Semua hal menyangkut KEP termasuk dokumennya terus dipersiapkan, ketika itu lengkap pembangunan semua aspek akan dilakukan, termasuk infrastruktur penunjang," kata Kodoati.

Kodoati mengatakan, KEP di Likupang memberikan dampak positif bagi Minahasa Utara, yang nantinya bisa meningkatkan ekonomi warga juga sumber PAD.

"KEP sangat diapresiasi oleh Bupati Minut, apa yang dikembangkan sesuai visi dan misi bupati dan wakil bupati," ujarnya.

Pastinya , berbagai destinasi wisata didukung infrastruktur merata di Likupang, Minahasa Utara akan menjadi daerah primadona.(Adv)

VAP Serahkan Bantuan Alsintan Untuk Kelompok Tani Minut

Minahasa Utara (Cahayakawanua.com)- Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP) menyerahkan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani Minahasa Utara, Kamis 24 Januari 2019. Penyerahan Alsintan dilakukan di lapangan depan RSUD Maria Walanda Maramis  Sarongsong Dua Airmadidi disaksikan para petani dan pejabat pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

Bantuan alat mesin  pertanian yang diserahkan yakni 45 unit alat tanam kedele dan jagung, 10 unit Cultivator atau traktor pembuat bedengan, 6 unit power threser pemipil jagung, 5 unit hand spreiyer serta bantuan bibit kedele, jagung, padi dan melon.

Bupati VAP mengatakan, alat mesin pertanian adalah bantuan pemerintah yang harus digunakan dengan sebaik-baiknya oleh kelompok tani. Bupati juga mengatakan, Mesin pertanian ini gunanya untuk membantu petani dalam meningkatkan produksi hasil pertanian yang meningkatkan kesejahteraan petan.

 "Gunakan  dengan sebaik mungkin dan pelihara dengan baik agar jangan rusak," kata bupati yang diaminkan juga oleh Kabag Humas Dan Protokol Chresto F.  Palandi, SSTP, MSi.

Hadir dalam acara penyerahan bantuan Alsintan diantaranya, para Assisten, Kadis Pertanian, Camat Airmadidi dan Kalawat serta kelompok tani se Minahasa utara.(Adv)