Distan Minut Gelar Sosialisasi LP2B Pertahankan Lahan Pertanian

Minut (Cahaya Kawanua) – Mengurangi alih fungsi lahan serta memaksimalkan lahan pertanian,  Dinas Pertanian (Distan) Minahasa Utara (Minut) menggelar sosialiasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tingkat Kabupaten Minut 2018 di aula Distan Minut,  Rabu 12 Desember 2018.

Kepala Distan Minut Wangke Karundeng membuka secara langsung kegiatan tesrebut yang dihadiri oleh para Camat, Kepala Desa termasuk para penyuluh pertanian yang merupakan ujung tombak pengembangan pertanian. Sementara untuk pemateri Berasal dari dari Distan Sulut, Balai Pusat Statistik (BPS) Minut, Bappeda Minut dan Badan Pertanahan Minut. 

Kepala Distan Minut Wangke Karundeng mengatakan sosialiasi ini dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009.

“Sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku sosialisasi LP2B wajib dilaksanakan, “ ujar Wangke Karundeng. 

Alih fungsi lahan pertanian menjadi pokok permasalahan saat ini. Karena alih fungsi lahan pertanian menjadi ancaman serius pembangunan pertanian lebih khusus peningkatan produksi pertanian yang nantinya akan berdampak pada kesejahteraan petani.

“ Hal-hal seperti itulah yang menjadi perhatian bersama antara Pemerintah dan masyarakat, lebih khusus masyarakat petani, untuk mencari solusi atau jalan keluar terbaik, sosialisasi ini akan Memperjelas status lahan pertanian,” tegas Karundeng. 

Diketahui,  LP2B merupakan bidang lahan pertanian yang ditetapkan untuk dilindungi dan dikembangkan secara konsisten menghasilakan pangan pokok bagi kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan.

Kejari Minut Gelar Lomba Peringati HAK 2018

Minut (Cahaya kawanua) - Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi (HAK) yang jatuh pada Minggu 9 Desember nanti, Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut) menggelar Lomba Yel-yel, Stand up Comedy dan Pengucapan Tri Krama Adhyaksa tingkat SMA se-Kabupaten Minut, Rabu (5/12) di lapangan kantor Kejari Minut. 

Hari anti korupsi kali ini mengambil Tema 'Melangkah Pasti, Cegah dan Berantas Korupsi'. Kegiatan ini dibuka oleh Plh Kajari Minut, Fien Ering SH. MH. Dalam sambutannya Fien Ering mengatakan, kegiatan lomba hari Anti Korupsi selalu dilaksanakan setiap tahunnya. 

"Saya sangat senang para siswa sudah ikut turut memeriahkan kegiatan ini karena mereka nantinya akan menjadi penerus bangsa yang harus menjauhi tindakan korupsi," katanya.

Dirinya mengharapkan kiranya peserta yang menjadi pemenang dalam kegiatan ini bisa ikut berkompetisi dalam tingkat provinsi dan bahkan secara Nasional. "Karena ini juga sesuai dengan arahan dari bapak Kajati Sulut agar nantinya siapa yang menjadi pemenang bisa ikut berlomba hingga tingkat nasional," tambah Ering.

Ketua Panitia sekaligus Kasi Intel Kejari Minut Mursyidi SH mengatakan lomba ini dilaksanakan untuk memupuk mental anti korupsi sejak usia dini kepada generasi penerus bangsa.

"Kami tentunya merasa bangga karena siswa-siswi begitu antusias mengikuti lomba ini. Hal ini menjadi suatu nilai tambah bagi sekolah, karena dengan lomba ini, sejak dini siswa telah disosialisasikan tentang tindak pidana korupsi yang merusak sendi kehidupan bangsa,” tutur Mursyidi.

Lomba yel-yel ini diikuti oleh 19 peserta, 7 peserta lomba stand up comedy dan 12 peserta Tri Krama Adhyaksa dimana keseluruhan berasal dari SMAN 1 Airmadidi.

Tim penilai atau dewan juri terdiri dari Kejari Minut, Dispar Minut dan 2 orang Dinas Pendidikan Minut.

Adapun juara pertama dalam lomba stand up comedy yakni Effenbert Kaunang, juara 2 Marchelino Oley dan juara 3 Putri Boham. Sementara untuk juara 1 lomba Tri Krama Adhiyaksa diperoleh oleh Magdalena Karambut, Juara 2 Syalom Malingkonor dan Juara 3 Valeri Lubis.(han)

BPKBMD Minut Bimtek Implementasi Paket Regulasi Pengelolaan Keuangan Daerah

Minut (Cahaya Kawanua)- Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPKBMD) Bidang Perbendaharaan Kas Daerah Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) Menggelar Bimbingan teknis implementasi paket regulasi tentang pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Pemkab Minut Tahun 2018. Kegiatan tersebut dibuka langsung Sekertaris Daerah Kabupaten Minut Ir Jimmy Kuhu mewakili Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan STh di Hotel Sutan Raja Kamis 06 Desember 2018.

Sekertaris Daerah Ir Jimmy Kuhu dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta perwakilan skpd yang hadir, karena kegiatan bimtek dinilai sangat penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih baik. 

“ Kehadiran para peserta menjadi inspirasi bagi Pemkab Minut dalam mewujudkan sistem pengelolaan keuangan yang lebih baik kedepannya, Para peserta yang hadir diharapkan agar dapat mengikuti bimtek ini dengan baik sehingga dapat diterapkan di masing-masing skpd,” katanya. 

Hal lain yang menjadi penegasan Sekda terkait implementasi paket regulasi Kasda online yang harus segera dilaksanakan disetiap skpd. 

“Skpd yang belum melaksanakan Kasda online dimbau untuk segera melakukan implementasi paket regulasi kasda online yang saat ini telah diperbaharui keversi 2,” tegas Sekda.

Pemateri dalam Bimtek tersebut Perwakilan Bank Sulutgo Meiske Kumurur mengungkapkan bahwa kasda online versi 2 memiliki banyak kelebihan saat digunakan dibandingkan dengan versi sebelumnya. 

“Kasda Online versi 2 memiliki kelebihan terkait keamanan, kecepatan, kemudahan serta kehandalan,” ujar Meiske Kumurur. 

Sementara itu Kepala BPKBMD Minut Petrus Macarau mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman pengelolaan keuangan bagi pejabat pengelola keuangan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan ketentuan perundangundangan yang berlaku,

“ Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dan pemahaman serta meningkatkan kualitas aparat pengelola keuangan perangkat daerah, mendalami sistem pengelolaan keuangan daerah, mendalami tata cara penatausahaan dan penyusunan laporan pertanggungjawaban bendahara serta penyampaiannya dan memahami tata cara dan dasar pengenaan pajak bendaharawan sebagai pemotong dan pemungut pajak, “ jelas Macarau.

Bimtek tersebut diikuti oleh perwakilan dari seluruh skpd dilingkup Pemkab Minut.(han)

Festival Pulau Komang Ajang Promosi Wisata Minahasa Utara

Minahasa Utara (Cahaya Kawanua) - Festival pulau Komang yang diselenggarakan Milisi Waramey Desa Kalinaung bekerjasama Dinas Pariwisata Minahasa Utara jadi ajang promosi wisata, sekaligus menjadi destinasi bagi wisatawan.

Ketua Pelaksana Kegiatan Festival Pulau Komang Herodion Kasiadi, di Likupang, Senin mengatakan, kegiatan tersebut untuk memperkenalkan objek wisata pulau Komang yang ada di desa Kalinaun.

"Objek wisata pulau Komang salah satu tempat tujuan bagi wisatawan yang ingin melihat pemandangan alam. Ada berbagai viuw menarik ketika datang di tempat ini," ujarnya.

Dia mengatakan, untuk Festival pulau Komang menyajikan berbagai lomba perahu nelayan, Lomba lari perahu, Perahu hias, Dayung perahu wanita dan Tarik tambang perahu.

"Masing-masing lomba ada berbagai kategori mesin katinting. Dari berbagai kategori menghasilkan yang terbaik atau pemenang," ujar Kasiadi.

Dia pun berterima kasih kepada Anggota DPRD Minahasa Utara merupakan salah satu tokoh penting dibalik menggemahnya objek wisata pulau Komang.

"Terima kasih kepada bapak Denny Sompie yang berupaya memajukan wisata Minahasa Utara salah satunya pulau Komang dan kini mulai dikenal luas," ujarnya.

Sementara Anggota DPRD Minahasa Utara Denny Sompie SE Dapil Likupang Timur, Likupang Barat dan Wori mengaku sanjung atas terselenggaranya Festival Pulau Komang, dengan harapan lewat kegiatan tersebut pulau Komang semakin dikenal luas.

"Banyak destinasi wisata yang ada di Likupang seperti halnya pantai pall yang sudah mendunia, tapi tak kalah menariknya pulau Komang ini pun tidak menutup kemungkinan akan menjadi objek wisata yang menarik wisatawan oleh berbagai pemandangan indah," ujarnya.

Sompie berharap, pulau komang akan menjadi tujuan wisatawan lokal maupun mancanegara.(*)