Pertamina Manado Sanksi Puluhan Pangkalan Elpiji

Masyarakat resah dengan kelangkaan gas elpiji yang terjadi belakangan ini. (foto:ist)

MANADO,CK—Sejumlah agen dan pangkalan elpiji yang nakal akhirnya diberikan sanski oleh  PT Pertamina (Persero) Area Manado. Sanksi ini diberikan karena mereka kedapatan menjual sejumlah tabung kepada mereka yang tidak berhak. “Kami sudah berikan sanksi kepada agen dan pangkalan yang menjual elpiji menyalahi aturan," kata Adeka Sangtraga Hitapriya, Sales Representative Elpiji PT Pertamina (Persero) Area Manado, Kamis (10/11/2016) kepada sejumlah wartawan.

Dia menjelaskan, sebanyak 82 pangkalan ditutup dan 6 agen yang diberikan teguran keras dan mendapat pembinaan.

Menurutnya, penjualan tabung gas elpiji ini harus tepat sasaran kepada masyarakat karena ini disubsidi pemerintah.

“Dalam operasi yang digelar, ada pangkalan yang menjual gas kepada pihak lain untuk dijual kembali. Modusnya, tabung elpiji 3 kilogram yang diborong dalam jumlah banyak tersebut diangkut di mobil pick-up untuk dijual kembali dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelasnya.

Lanjut dia, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat dalam penjualan yang dilakukan pangkalan dan agen nantinya.

"Demi memastikan penyebarannya merata. Mengingat setiap kabupaten dan kota diberi jatah penyaluran setiap bulan, pangkalan mewajibkan pembeli tabung elpiji 3 kilogram untuk menuliskan identitas pembeli berdasarkan alamat, " katanya.

Ditanyakan mengenai kelangkaan elpiji, dia mengatakanmasyarakat tak perlu khawatir soal ini.

“Sepanjang jalur distribusi laut tidak terkendala cuaca maupun alasan force majeure, pasokan gas berada di posisi aman. Jika memang terjadi kenaikan kebutuhan di masyarakat, sepanjang penggunaannya tepat sasaran, Pertamina akan menambah pasokan elpiji,” tutupnya.

Diketahui, dalam kurun dua minggu terakhir kelangkaan elpiji begitu mersahkan masyarakat. Pihak pertamina sendiri dalam mengatakanakan  segera meluncurkan elpiji non-subsidi dengan berat gas 5,5 kilogram di Manado. Ini menjadi alternatif bagi rumah tangga kelas menengah ke atas, jika tabung 12 kilo dianggap masih terlalu mahal.

 

(yofian)