Polair Bitung Amankan Pelaku Perdagangan Manusia

Bitung, 29/1 (CK RSR) - Satuan Polair Polres Bitung amankan seorang tersangka MS alias Meita (24) warga kabupaten Minahasa Utara, bersama tiga perempuan diduga korban tindak Pidana Perdagangan Manusia, yang ditemukan diatas kapal KM Tatamailau yang sandar di pelabuhan Samudera Bitung, Sabtu (27/1) pekan lalu sekitar pukul 11:00 wita.

Kasubbag Humas Polres Bitung AKP. Idris Musa di Bitung, Senin mengatakan, sementara tiga perempuan diduga korban perdagangan manusia masing-masing berinisial WR(23), CR (20) dan IT (16) yang sudah diamankan diruang Satpolair Res Bitung untuk diambil keterangan awal.

"Usai diambil keterangan, selanjutnya akan diserahkan ke satuan Reskrim Polres Bitung untuk pengembangan proses penyidikan," ujar Kasubbag Humas Polres Bitung AKP. Idris Musa.

Tentang ada nya kasus tersebut diakui Kasat Satpolair Res Bitung AKP. Emil Mangare lewat Kasubbag Humas Polres Bitung AKP. Idris Musa merupakan informasi dari warga masyarakat yang selanjutnya ditindak lanjuti oleh Satpolair Res Bitung saat melaksanakan tugas patroli.

"Patroli tersebut akhirnya mengamankan seorang perempuan berinisial MS alias Meita (24) warga kabupaten Minahasa Utara yang diduga sebagai perekrut para calon korban untuk dipekerjakan di sebuah tempat hiburan malam yang ada di wilayah kota Fak-fak provinsi Papua Barat," ujar Kasubag humas Polres Bitung. Setiap perempuan yang bisa direkrut MS mendapat keuntungan ratusan ribu Rupiah bahkan lebih," ujar Kasubbag Humas menjelaskan.

Dia mengatakan, satu diantara ketiga korban asal Minahasa Utara ini masih bersekolah (16) yang mengaku diiming-imingi oleh MS untuk dipekerjakan di sebuah tempat hiburan malam di wilayah kota Fak-fak dengan gaji mencapai jutaan Rupiah.