Pemprov Sulut Butuh SDM Berkualitas dan Berinovasi

Manado, 7/2 (CK RSR) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara butuh SDM berkualitas serta mampu berinovasi lewat keahlian hingga dicabutnya moratorium oleh pemerintah pusat.

"Kami tunggu moratorium dicabut sampai akhirnya membuka penerimaan ASN di lingkup pemerintah provinsi. Tapi kalau masih moratorium, kebutuhan yang diperlukan hanya sebatas pegawai dengan perjanjian kontrak yang disebut THL," ujar Sekretaris Daerah, di Manado, Rabu.

Namun demikian dikatakan Sekprov, tidak serta merta menerima THL tanpa memiliki keahlian khusus.

"Kriteria dasarnya harus punya integritas sesuai kebutuhan yang benar-benar diperlukan sesuai keahlian yang berInovasi terhadap teknologi," ujarnya.

Dia mencontohkan, kebutuhan itu misalnya di bidang IT. Jadi menerima THL yang tahu tentang programmer.

"Jadi dia harus tahu programer bukan hanya ahli khusus media sosial atau bikin status di facebook misalnya. Tapi benar-benar mampu berinovasi lewat karyanya, kalau bisa dia mampu bikin program lain semacam facebook," ujarnya mencontohkan.

Itulah yang dibutuhkan pemerintah saat ini kata Sekprov, jadi aplikasi-aplikasi ini harus diterapkan sesuai supervisi.

"Bagaimana pemerintahan yang baik tentu memiliki tenaga yang profesional, dia harus mampu mengelola perencanaan, membuat pembukuan berdasar Simda juga mampu melakukan perencanaan lewat badan milik daerah dan lain sebagainya," kata Sekprov menjelaskan.

Intinya, untuk penerimaan ASN 2018 masih menunggu dicabutnya moratorium. Disisi lain setelah itu memasukan usulan sesuai kebutuhan pemerintah daerah.(Melky)