Terancam Dipecat, Ruhut Ancam Demokrat

CK, Jakarta—Ruhut Sitompul, politisi partai demokrat mengancam kader demokrat lain untuk tidak mengganggu keanggotaannya di partai. Menurutnya, yang bisa memecat dia hanyalah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Ruhut bahkan menganggap bukan sebuah masalah bila ia benar-benar dipecat oleh partai yang didirikan SBY itu.

Menurut anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat ini, ia akan menjadi tokoh independen karena masih banyak rakyat yang senang pada dirinya. "Kalau aku dipecat, hati-hati partai yang memecat. Ruhut, loh. Oplahnya gede," ucapnya.

Dia juga mengatakan ada tujuh partai yang menawarinya untuk bergabung. Tawaran itu berkaitan dengan posisinya yang terancam dipecat Partai Demokrat setelah dia memilih mendukung Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dalam pemilihan kepala daerah Jakarta, bertentangan dengan partai yang mencalonkan Agus Yudhoyono.

"Aku gak enak ngomongnya, tebaklah mana partai itu," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 28 Oktober 2016.

Meski mendapat tawaran, Ruhut menegaskan tetap ingin menjadi kader Partai Demokrat. "Demokrat bukan partaiku yang pertama, tapi yang terakhir," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Deny Kailimang mengatakan pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi agar DPP Partai Demokrat memecat Ruhut. Alasannya Ruhut dinilai telah melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo juga menambahkan, pemecatan Ruhut tinggal menunggu momen yang tepat. Menurut dia, SBY pasti akan mengikuti rekomendasi dari Dewan Kehormatan. (tpc/*)