Lewat TP4D Rp1,1 Miliar Uang Negara Diselamatkan

Minut (Cahaya Kawanua) - Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang di prakarsai Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut) berhasil menyelamatkan uang negara.

Uang negera yang diselamatkan berjumlah Rp1.119.154.095 dikembalikan 2 kontraktor yakni PT Karya Tri Putra dan CV Cahaya Sinar Miracle, yang menangani pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis di Airmadidi Minut.

Kepala Kejari Minut Rustiningsih SH MH mengatakan pengembalian uang negara ini merupakan tindaklanjut dari Kejari dan Inspektorat Minut berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada pembangunan RSUD Maria Walanda Maramis, yang terindikasi merugikan negara. Namun demikian, pihak masih menerapkan langkah prefentif karena para kontraktor memiliki itikad baik untuk mengembalikan kerugian negara.

"Pengembalian uang negara ini berkat kerjasama Kejari dan Inspektorat Minut yang melihat hasil pemeriksaan dan temuan BPK dimana ada denda pembayaran dan sebagainya. Uang ini akan dikembalikan ke kas negara. Semoga itikad baik ini akan menjadi contoh bagi pihak kontraktor lainnya," ujar Rustiningsih.

Ditambahkan Rustiningsih, pengembalian uang negara ini tidak akan berlanjut ke pengadilan mengingat 4 pihak kontraktor memiliki etikad yang baik. "Disini tidak ada unsur kesengajaan dan tak akan bermuara ke pengadilan. Sebab, kalau masuk ke pengadilan, itu akan membutuhkan biaya besar dan waktu lama," tambahnya

Kepala Inspektorat Minut Umbase Mayuntu ikut mengakui jika pengembalian ini atas hasil temuam BPK. Untuk itu, Umbase memberikan apresiasi yang tinggi kepada para kontraktor tersebut. "Pengembalian ini sangat baik bagi perusahaan karena kontraktor tidak akan cacat dan bisa terjalin baik dengan pemerintah dalam proyek lainnya. Istilahnya kontraktor tidak akan di black list dan bisa bersaing kembali untuk proses tender proyek kedepan. Bahkan pemilik perusahaan bisa tidur nyenyak dengan telah pengembalian uang negara ini," tandas Umbase.

Dengan adanya penyelamatan uang negara tersebut, jadi total kerugian negara yang berhasil diselamatkan Kejari Minut berjumlah Rp1.309.122.058. Sebab sebelumnya, 2 kontraktor yakni CV BPO'S dan CV Amin Anugerah sudah mengembalikan uang negara sebesar Rp187.967.870.

Adapun pembangunan gedung rawat inap dengan anggaran sebesar Rp7.570.000.000 yang dikerjakan oleh PT Cahaya Sinar Miracle diduga terdapat temuan kerugian negara sebesar Rp486.618.179.

Kemudian pembangunan gedung poli klinik dengan anggaran sebesar Rp9.442.000.000 yang dikerjakan oleh PT Karya Tri Putra diduga terdapat temuan kerugian negara sebesar Rp634.535.916.

Lalu pembangunan gedung laundry anggaran sebesar Rp1.007.268.000 yang dikerjakan oleh CV Amin Anugrah diduga terdapat kerugian negara sebesar Rp58.738 972.

Dan terakhir pembangunan lanjutan rawat inap dengan anggaran sebesar Rp1.876.120.000 yang dikerjakan CV BOP’S diduga terdapat kerugian negara sebesar Rp129.228.989.