Kejari Minut Amankan Uang Negara Hampir 1M

Minut, Cahaya Kawanua - Kejaksaan Negeri Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Rustiningsih SH MSi berhasil menyelamatkan keuangan negara dengan mengamankan uang tunai yang jumlahnya mendekati 1 Milyar Rupiah.

"Pada saat ini kami berhasil mengamankan uang tunai sejumlah Rp 794.770.220,- yang berasal dari sumber Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di kecamatan Likupang Timur, dimana sesuai dengan Surat Kementrian Desa PDTT nomor 134/DPPMD/VII/2015 tanggal 13 Juli 2015 tentang Panduan Pengakhiran dan Penataan Hasil PNPM MPd, bahwa program ini telah resmi berakhir" ungkap Rustiningsih dalam konfrensi pers pada Senin, 4 Juni 2018.

Diungkapkan oleh Rustiningsih bahwa hal ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga pekan lalu bahwa terdapat dugaan penyalahgunaan dana PNPM di kecamatan Likupang Timur, dan pihak Kejari Minut langsung membentuk tim untuk melakukan penyelidikan.

"Dari hasil penyelidikan oleh tim, ditemukan buku rekening BRI atas nama Novia Makapeti yang didalamnya mengendap dana PNPM sebesar 700 juta lebih dimana saat ini sudah tidak memiliki payung hukum yang jelas peruntukannya karena program ini secara resmi telah berakhir pada 2015. Untuk itu saat ini kami mengamankan uang tersebut dan sampai saat ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi namun belum ditemukan adanya pelanggaran hukum" jelas Rustiningsih.

Dalam penyerahan barang bukti dana PNPM ini, Kajari Minut didampingi oleh Kasi Pidsus Antonius Silitonga SH, Kasi Intel Mursyidi SH, Kepala Inspektorat Minahasa Utara Umbase Mayuntu, Camat Likupang Timur Donny Rondonuwu beserta mantan Hukum Tua Desa Maen Roy Pitoy. (Yofian)