PPM Terus Digenjot PT MSM/TTN

Minahasa Utara (Cahayakawanua.com) - Ditengah iklim global yang melanda ekonomi masyarakat bawah, mengharuskan PT MSM/TTN ambil bagian untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat khusus lingkar tambang, lewat Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

PPM ini pun terus digenjot managemen PT MSM/TTN guna mengembangkan berbagai produk unggulan yang ada di deaa lingkar tambang disegala bidang, melalui kelompok usaha di desa demi kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

""Kegiatan ini penting sekaligus memberdayakan masyarakat di desa yang kaya akan sumber daya alam. Bilamana SDA belum termanfaatkan secara baik oleh masyarakat, maka lewat program ini lah sebagai acuan hingga memberikan rangsangan kepada masyarakat agar pengelolaannya tertata dengan baik," ujar CSR Mamager Community - Management PT MSM/TTN Yustinus Hari Setiawan dalam jumpa pers di kantor MSM Winuri, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara, Rabu (23/1).

Program inilah diakui managemen perusahaan pertambangan yang ada di Minahasa Utara sebagai tanggungjawab lewat Corporate Social Responsibility (CSR) dinilai ampuh naikkan derajad ekonomi warga.

"Selain memberikan bantuan sebagai modal usaha kelompok yang ada di desa, kegiatan ini pun memberikan peluang kerja bagi masyarakat kreatif," ujar Hari.

Berbagai pengembangan usaha lewat PPM kata Hari, diantaranya budi daya jagung, peternak ayam, serta industri dan lain sebagainya.

Selain itu pula kata dia, bantuan CSR PT MSM/TTN berupa pembangunan kantor desa, pembuatan saluran pipa air bersih, pembangunan gedung kesehatan maupun gedung PAUD dan sebagainya.

"Kepedulian perusahaan akan terus digalakkan demi memenuhi kebutuhan masyarakat dan menciptakan iklim ekonomi masyarakat sejahtera," ujar nya.

Hari mengatakan, PPM di desa dominasi program ekonomi berkelanjutan untuk mengurai jika perusahaan tutup.

"Dengan demikian, masyarakat yang berperan aktif dalam PPM menjadi pegangan jika perusahaan nantinya tutup. Pengembangan ini pun tetap berkelanjutan lewat program yang dijalaninya," ujar Hari menjelaskan.

Sementara Comunnity Humas PT MSM/TTN Inyo Rumondor secara luas mengatakan, perusahaan pertambangan akan memberikan peluang bagi masyarakat khusus lingkar tambang dalam pengelolaan kelompok usaha masyarakat.

"Jaminan ini penting bagi masyarakat, selain program lewat CSR, jaminan kesejahteraan karyawan modal utama. Bahkan 75 persen karyawan adalah masyarakat yang ada di lingkar tambang, sisanya meliputi masyarakat di Minahasa Utara, Sulawesi Utara dan pekerja asing. Semua unsur perusahaan pertambanganan tak lepas dari bahan tambang untuk kebutuhan masyarakat," ujarnya.(gazz)