Ahok Didakwa Melakukan Penodaan Agama

JAKARTA, CK— Sidang perdana kasus dugaan penistaan Agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, non aktif Basuki Tjahaya Purnama resmi dimulai Selasa (13/12).

Tersangka Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Utara sekitar pukul 07.49 WIB untuk menjalani sidang perdana. Ahok diketahui berangkat dari rumah sekitar pukul 07.15 WIB menggunakan mobil Toyota Innova silver bersama sejumlah mobil dengan pengaamanan dari pihak keamanan.

Memakai batik coklat lengan panjang, Ahok turun dari mobil dan langsung masuk ke ruang tunggu persidangan. Sejumlah pewarta yang dari subuh menunggu kehadiran Ahok sempat meminta tanggapannya. Namun Ahok hanya sempat menoleh dan langsung masuk ke ruangan.

Sepanjang jalan menuju lokasi sidang, terlihat mendapat penjagaan ketat dari ratusan personel kepolisian. Di depan pengadilan, empat water canon dan dua barracuda terlihat disiagakan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Sejumlah Polisi Wanita juga berada di depan gedung pengadilan, bersama dengan personel pria yang membentuk barikade menuju lokasi persidangan.

Agenda pertama sidang dugaan penistaan agama adalah mendengar surat dakwaan dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam dakwaannya, korps berbaju coklat tua ini mengatakan Ahok didakwa melakukan penodaan agama. Ahok didakwa pasal 156 dan pasal 156 huruf a KUHP yang menyatakan Ahok sengaja menggunakan surat Al Maidah 51 untuk kepentingan proses Pilkada DKI.

"Bahwa dengan perkataan terdakwa tersebut seolah-olah Al Maidah 51 telah dipergunakan oleh orang lain untuk membohongi atau membodohi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah, padahal terdakwa sendiri yang mendudukkan atau menempatkan surat Al Maidah 51 sebagai alat atau sarana untuk membohongi dan membodohi dalam proses pemilihan kepala daerah," kata Jaksa Penuntut Umum Ali Mukartono ketika membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara di eks PN Jakpus, Jl Gajah Mada, Jakpus, Selasa (13/12/2016).

Menurut mereka, penggunaan kalimat tersebut tidak berkaitan dengan posisinya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ahok saat itu, berkunjung ke tempat pelelangan ikan (TPI) Pulau Pramuka di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Agenda waktu itu, Ahok akan panen ikan kerapu .

"Bahwa meskipun kunjungan tidak ada hubungannya dengan pelaksaanan pilgub DKI Jakarta akan tetapi oleh karena terdakwa terdaftar sebagai salah satu cagub, maka ketika terdakwa memberikan sambutan dengan sengaja memasukkan kalimat yang berkaitan dengan agenda pemilihan gubernur DKI dengan mengaitkan surat Al Maidah ayat 51," kata dia.

Diketahui, KUHP Pasal 156 berbunyi: Barang siapa di muka umum menyatakan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Perkataan golongan dalam pasal ini dan pasal berikutnya berarti tiap-tiap bagian dari rakyat Indonesia yang berbeda dengan suatu atau beberapa bagian lainnya karena ras, negeri asal, agama, tempat, asal, keturunan, kebangasaan atau kedudukan menurut hukum tata negara.

Sedangka Pasal 156a berbunyi: Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan, a. Yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia, b. Dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga, yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Penulis: Franky Tangkudung

 

 

Kesehatan

AQ Suatu Hal Penting Bagi Kece...
IMAGE Minut (Cahaya Kawanua) - Sering kita mendengar istilah IQ, EO, SQ tetapi ada lagi yang muncul yang tidakkalah pentingnya dalam kontribusinya pada IQ...

Lifestyle

Xiaomi Mulai Debut Magical Mi ...
IMAGE TEKNOLOGI, CK - Xiaomi merupakan salah satu merek gadget yang lagi booming saat ini, dengan spesifikasi gadget yang lumayan tinggi untuk range harga...

Traveling

Tinutuan, Sederhana tapi Kaya ...
IMAGE Tinutuan atau Bubur Manado merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang berasal dari daerah dari Manado, Sulawesi Utara. Namun ada juga yang...